Pesantren: Lentera Masa Lalu, Cahaya Masa Depan

Catatan diskusi Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) awal tahun 2026

Di setiap sudut pesantren terdengar gema do’a dan ayat. Pena santri menulis sejarah, langkah mereka menapak perjuangan. Pesantren adalah laboratorium jiwa, benteng moral, dan saksi bisu keberanian bangsa.

Zaman kini bergerak lebih cepat daripada yang pernah dibayangkan. Globalisasi menuntut teknologi, literasi digital, dan keterampilan baru. Banyak pesantren terasa tertinggal, tapi ruhnya tetap hidup, menunggu saat untuk bersinar kembali.

Masa depan pesantren menuntut keberanian baru. Integrasi ilmu agama, sains, dan soft skill bukan pilihan, tapi panggilan zaman. Santri harus adaptif, cerdas digital, dan tetap menjaga spiritualitas.

Pesantren akan menjadi laboratorium inovasi dan kreativitas. Ruang di mana karakter bertemu kecerdasan, menyiapkan generasi yang mampu menaklukkan dunia tanpa kehilangan jati diri. Transformasi pesantren adalah perjuangan hari ini.

Kolaborasi alumni, pemerintah, industri, dan masyarakat, serta program literasi digital dan kewirausahaan akan menjaga relevansi pesantren. Ia menjadi lentera yang menyalakan ilmu, karakter, dan harapan generasi.

Setiap ayat, langkah, dan doa santri adalah cermin masa lalu dan cahaya masa depan. Dari akar tradisi, melalui inovasi, lahirlah pesantren yang siap menaklukkan globalisasi tanpa kehilangan jati diri.*AHD*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + nineteen =